Selasa, 07 Oktober 2025

TOKOH- TOKOH PENCERAMAH PEMERSATU ORMAS ISLAM

Gus Baha—nama lengkapnya KH. Ahmad Bahauddin Nursalim—adalah sosok ulama yang sangat dihormati di kalangan Nahdlatul Ulama (NU), dan menariknya, juga sangat diapresiasi oleh kalangan Muhammadiyah. Ini karena pendekatan dakwah beliau yang moderat, mendalam secara ilmu, dan sangat membumi serta ilmiah. Seorang Dedy Corbuzier sangat senang mendengar ceramah Gus Baha karena menjadikan agama Islam itu agama yang mudah dianut oleh orang-orang yang sibuk urusan duniawi seperti dirinya dan kalangan profesional lainnya.

Profil Singkat Gus Baha
- Lahir: 29 September 1970, Rembang, Jawa Tengah
- Pendidikan: Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, di bawah bimbingan KH. Maimun Zubair
- Keahlian: Tafsir Al-Qur’an, hadis, fikih klasik, dan ilmu sanad
- Jabatan: Rais Syuriah PBNU dan pengasuh kajian tafsir di berbagai pesantren

Gaya Dakwah yang Menyatukan
- Gus Baha dikenal dengan gaya ceramah santai, penuh makna,  tidak menggurui ,kadang diselingi guyon karena ayahanda Gus Baha berpesan kalau ceramah jangan spaneng-spaneng agar orang yang di rumah sumpek dengan masalah rumah tangga bisa enjoy mendengar ceramah pengajian.
- Beliau sering menyampaikan bahwa Islam harus menjadi rahmat dan solusi, bukan beban.
- Ceramahnya banyak diakses oleh generasi muda, akademisi, dan masyarakat umum—termasuk dari kalangan Muhammadiyah.

- Gus Baha beberapa kali mengisi kajian di Universitas Muhammadiyah, seperti UMY dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
- Beliau sering menyampaikan bahwa perbedaan antara NU dan Muhammadiyah bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk saling melengkapi.
- Dalam ceramahnya, Gus Baha kerap memuji pendekatan rasional dan ilmiah Muhammadiyah, terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Ceramah Populer
- _“Islam itu Mudah, Jangan Dibikin Sulit”_
- _“Tafsir Al-Qur’an dan Realitas Sosial”_
- _“Perbedaan Mazhab Itu Rahmat”_

Gus Baha adalah contoh nyata ulama yang mampu menjembatani berbagai kelompok umat Islam dengan pendekatan intelektual, spiritual, dan penuh kasih.

Ustadz Wijayanto tidak secara resmi dikenal sebagai tokoh struktural Nahdlatul Ulama (NU), seperti pengurus PBNU atau pengasuh pesantren besar NU. Namun, beliau memiliki latar belakang pendidikan dan tradisi keislaman yang dekat dengan nilai-nilai NU.

Jejak Keislaman yang Dekat dengan NU
- Saat kecil, beliau belajar di Majelis Tafsir Diniyah di Solo, yang memiliki nuansa tradisional ala pesantren.
- Semasa SMP dan SMA, beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Islam, yang mengajarkan fikih dan akidah dengan pendekatan klasik.
- Gaya dakwahnya yang inklusif, santai, dan kadang kocak membuat sang Ustadz sering diundang acara stasiun televisi dan sangat selaras dengan karakter dakwah NU.
- Meski tidak aktif secara struktural di NU, beliau sering diundang dalam forum-forum keagamaan yang dihadiri warga NU.

 Pendekatan yang Lintas Ormas
- Ustadz Wijayanto juga dikenal di kalangan Muhammadiyah dan kampus-kampus umum, karena latar belakang akademiknya di UGM dan Universitas Islam Internasional Islamabad.
- Beliau menggabungkan sosiologi, antropologi, dan ilmu agama dalam ceramahnya, menjadikannya relevan di berbagai forum.

Jadi, meskipun bukan tokoh NU secara organisatoris, beliau adalah figur yang dihormati dan diterima oleh warga NU karena pendekatan dakwahnya yang moderat dan penuh hikmah.

Beberapa ustadz lain di Indonesia dikenal luas dan ceramahnya banyak diterima oleh kalangan Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah karena gaya penyampaian yang moderat, ilmiah, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Berikut beberapa nama yang menonjol:

Ustadz Adi Hidayat Dikenal karena pendekatan ilmiah dan sistematis dalam menyampaikan materi agama.
-  Mengaitkan Al-Qur’an dengan sejarah, logika, dan ilmu pengetahuan.
- Saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah (2022–2027).
-  Aktif di YouTube dan media sosial, menjangkau jamaah lintas ormas.

Ustadz Abdul Somad (UAS)
- Ceramahnya lugas, penuh humor, dan mudah dipahami.
- Menguasai ilmu hadis dan fikih dari berbagai mazhab, meski cenderung pada mazhab Syafi’i. UAS juga masuk jajaran pengurus NU.
- Sering diundang dalam acara-acara NU dan juga diterima oleh kalangan Muhammadiyah karena kedalaman ilmu dan gaya retorika yang kuat. UAS juga diangkat sebagai pengurus di berbagai Ormas yang berlandaskan Ahlussunah wal jama'ah.

Ustadz Das’ad Latif
- Gaya ceramahnya komunikatif dan penuh humor, cocok untuk semua kalangan.
- Selain sebagai ustadz, ia juga dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin.
-  Sering mengisi acara-acara NU dan Muhammadiyah, serta aktif di media sosial dan juga sering diundang acara stasiun televisi.

Ustadz Hanan Attaki
- Gaya dakwahnya santai dan dekat dengan anak muda.
-  Meski lebih dikenal di kalangan urban dan milenial, ceramahnya sering mengangkat nilai-nilai universal yang diterima oleh berbagai ormas Islam.
-  Sangat aktif di Instagram dan YouTube, dengan jutaan pengikut.

Ustadz-ustadz ini memiliki pendekatan yang inklusif, tidak terlalu eksklusif terhadap satu ormas, dan sering mengangkat tema-tema keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, mereka berhasil menjangkau jamaah dari NU, Muhammadiyah, dan bahkan ormas-ormas di luar keduanya.

Zodiak Pisces

Secara tradisional, rasi bintang #Pisces memang digambarkan sebagai dua ekor ikan yang berenang ke arah berlawanan namun terikat...