Sabtu, 23 Agustus 2025

King Abdi

#KingAbdi, sosok kuliner nyentrik jebolan MasterChef Indonesia musim ke-10, kembali menunjukkan gebrakan di dunia bisnis makanan dengan meluncurkan franchise terbaru bernama Basreng Luekoh. Produk ini merupakan camilan pedas berbahan dasar baso goreng yang dibalut dengan bumbu khas, termasuk varian chili oil dan taburan rasa seperti balado, BBQ, asin, dan keju. Konsepnya mengusung cita rasa merakyat dengan kemasan modern yang mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Basreng Luekoh bukan sekadar usaha camilan, tetapi juga peluang bisnis yang terbuka luas bagi masyarakat. Untuk menjadi mitra franchise, calon pengusaha cukup menyiapkan investasi sebesar 35 juta rupiah. Nilai ini mencakup perlengkapan usaha, pelatihan, branding, dan dukungan operasional. Yang menarik, King Abdi menerapkan sistem kemitraan yang adil dan transparan. Ia tidak memotong keuntungan mitra, sehingga seluruh laba penjualan sepenuhnya menjadi milik pemilik outlet. Model ini dirancang untuk memberdayakan mitra dan mempercepat pertumbuhan bisnis secara kolektif.

Saat ini, Basreng Luekoh telah membuka outlet di dua lokasi strategis, yaitu Surabaya area Gubeng dan Mojokerto area Mojosari. Kedua titik ini menunjukkan antusiasme tinggi dari konsumen, dengan antrean panjang dan penjualan yang stabil. Produk ini juga mulai viral di media sosial, terutama di TikTok dan Instagram, berkat ulasan positif dari para food reviewer dan penggemar makanan pedas.

Ke depan, King Abdi berencana memperluas jaringan Basreng Luekoh ke wilayah Jabodetabek. Langkah ini diambil untuk menjangkau pasar yang lebih besar dan memperkuat posisi brand di industri kuliner nasional. Dengan reputasi King Abdi yang kuat, pendekatan bisnis yang inklusif, dan produk yang digemari, Basreng Luekoh berpotensi menjadi salah satu franchise camilan paling menjanjikan di Indonesia.

Bagi siapa pun yang ingin memulai usaha kuliner dengan modal terjangkau dan dukungan dari figur publik yang berpengalaman, Basreng Luekoh bisa menjadi pilihan yang tepat.

Tenar setelah ikut #MasterChef Di #RCTI
Ajang MasterChef Indonesia telah banyak melahirkan para chef/ koki berbakat setiap tahunnya. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah King Abdi dari musim ke-10.
Memiliki penampilan yang nyentrik, keahliannya dalam memasak sempat mencuri perhatian hingga banyak dijagokan sebagai juara MasterChef. Sebelum dikenal luas melalui ajang pencarian bakat memasak tersebut, King Andi sudah menjadi seorang food blogger dan pengusaha kuliner.
King Abdi mulai dikenal luas setelah mengikuti ajang MasterChef Indonesia 10. Meski berpenampilan nyentrik dengan wajah dan badan yang bertato, King Abdi justru tak jarang menjadi peserta yang sering mencairkan suasana di galeri MasterChef Indonesia.
Meski sempat dijagokan menjadi juara, langkah King Abdi tereliminasi pada babak 10 besar setelah masuk black team.

Kehidupan King Abdi sebelum sukses
Dalam audisi Masterchef, King Abdi pernah mengungkap motivasi utamanya mengikuti kompetisi tersebut adalah untuk mewujudkan keinginan mendiang ibunya. King Abdi juga menceritakan sempat menjalani kehidupan sebagai pengamen. 

Melihat dari akun TikTok-nya, kini King Abdi sudah memiliki lebih dari 2,6 juta pengikut. Namun, kesuksesan ini tidak ia dapatkan secara instan.

Ketika hadir sebagai bintang tamu dalam acara FYP TRANS7, King Abdi bercerita bahwa dirinya sempat hidup susah. Ia bahkan pernah merantau ke Bali untuk menjadi buruh cuci piring.

King Abdi mengungkap dirinya sudah hidup di jalanan sejak kelas lima SD. Ia bercerita,ibunya bahkan pernah sampai menggadaikan baju agar bisa membeli beras.

"Pernah (tinggal di jalanan). Jadi dulu itu hidup susah. Dulu aku mulai hidup di jalan itu kelas lima SD. Karena kondisi keluarga enggak punya (uang)," katanya merangkum dari kanal YouTube TRANS7 Official, Sabtu (20/7/2024).
"Bahkan sampai Ibuku itu kalau mau makan, ngasih makan anak-anaknya itu ya dengan gadein baju yang aku hari raya pakai. Itu digadein untuk dapat uang supaya bisa beli nasi dan beras," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, King Abdi bercerita bahwa dirinya adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Ketika kecil, ia pernah merasakan satu buah telur dibagi menjadi empat dan dimakan bersama saudara-saudaranya yang lain.

"Aku kan satu bersaudara ada empat. Ada lima, tapi meninggal satu adikku. Aku nomor tiga."

"Itu ngerasain telur dadar dikocok satu telur dimakan orang empat itu merasakan. Jadi telur dadarnya diasinin untuk bisa dimakan anak empat pakai nasi," tambahnya.

Ketika mengamen, dirinya juga sering membungkus makanan sisa orang. Nantinya, makanan sisa ini akan ia makan bersama-sama.

"Kalau aku lagi ngamen belum dapat makan, itu orang yang makan soto, makan apa, itu sisanya sama Ibunya aku suruh 'Bu sisain'. Sebelum dibuang disisain di satu kantong plastik untuk dimakan bareng-bareng," tuturnya.

King Abdi dan istri baru bisa merasakan hidup nyaman kala sang putra berusia tujuh bulan. Sebelumnya, King Abdi hanya berjualan di kantin sekolah.

"Damar lahir masih belum (hidup nyaman). Nyaman itu dia umur enam bulan atau tujuh bulan, hidupku sudah mulai enak. Sebelumnya aku jualan di kantin sekolah sama istriku sambil hamil besar," ceritanya.

"Sampai dia waktu itu aku titip. Sering dititipin ke anak-anak SMK karena aku sama istriku jualan. Dia kan dari kecil enggak rewel kalau digendong. Jadi banyak digendongin anak-anak untuk dimomong," sambung King Abdi.

Sebelum popularitasnya melejit berkat penampilannya di MasterChef Indonesia, King Abdi sudah lebih dulu berkarier sebagai pengusaha kuliner dan food blogger.
Dikutip dari kanal YouTube MasterChef Indonesia, awalnya dia telah mengelola usaha kuliner bernama Sego Meduro Bangsad yang menyediakan berbagai menu olahan jeroan sapi.
Kini setelah namanya semakin dikenal luas, King Abdi banyak membangun usaha kuliner kolaborasi bersama para selebritas. Di antaranya adalah Nasi Kulit Mak Igun bersama Ivan Gunawan, Tempong Negoro bersama Vicky Prasetyo, serta Dadar Beredar bersama mendiang Babe Cabita yang sempat viral.
Sebelumnya, pada Selasa (15/4/2025), komika Tretan Muslim juga mengonfirmasi bahwa King Abdi pernah menjadi bagian dari tim Bebek Carok dan terlibat dalam memberikan konsepnya.
Dari bio Instagram-nya, King Abdi pun diketahui mengelola beberapa bisnis kuliner lainnya, termasuk Bakso Bang Disko yang telah memiliki empat cabang dan Kremesan King Abdi.




Zodiak Pisces

Secara tradisional, rasi bintang #Pisces memang digambarkan sebagai dua ekor ikan yang berenang ke arah berlawanan namun terikat...