Senin, 02 Mei 2022

Liburan Idul Fitri 2022 - Mengapa Hari Idul Fitri bukan hari libur di Inggris

Idul Fitri adalah acara utama dalam kalender Islam dengan perayaan yang berlangsung sekitar tiga hari. Ini menandai akhir puasa 29 s/d 30 hari di bulan Ramadhan dan awal bulan berikutnya, Syawal. Di negara-negara Islam, Idul Fitri adalah bagian dari hari libur nasional yang lebih panjang. Kantor-kantor pemerintah di Arab Saudi akan ditutup selama sembilan hari dari 25 April hingga 5 Mei, dengan sekolah dan perguruan tinggi libur sedikit lebih lama karena mereka mengambil istirahat dua minggu dari 21 April hingga 5 Mei sehingga siswa dapat pulang ke keluarga mereka. Hari libur nasional untuk penduduk lainnya adalah selama lima hari dari 1 Mei hingga 5 Mei.
Di negara lain seperti  Uni Emirat Arab,ada hari libur untuk semua departemen Pemerintah dari Sabtu, 30 April hingga Minggu, 8 Mei, dan pegawai kembali bekerja pada Senin, 9 Mei - total sembilan hari. Penduduk lainnya mendapat hari libur nasional empat hari dari 1 hingga 4 Mei . 
Kalau di Maroko warga mendapatkan lima hari libur dari 1 hingga 4 Mei inklusif, dan di Turki ada hari yang disebut Liburan Pesta Ramadhan yaitu  setengah hari pada 1 Mei dan kemudian tiga hari dari 2 hingga 4 Mei.

Apakah Idul Fitri adalah hari libur Nasional di Inggris?

 Idul Fitri dan Penanggalan Islam lainnya menjadi hari libur di negara-negara mayoritas Muslim. Di Inggris, Idul Fitri bukanlah hari libur. Namun ada upaya untuk meminta agar dijadikan hari libur nasional. Iqbal Sacranie, sekretaris jenderal pendiri Dewan Muslim Inggris (Muslim Council of Britain /MCB), mengatakan satu masalah adalah bahwa Penanggalan Islam (Hijriah) dapat bervariasi tergantung pada rotasi bulan. Inggris tidak memiliki kalender lunar nasional atau komite pengamatan bulan Pemerintah untuk diikuti semua orang, jadi orang mengandalkan laporan yang berbeda. Beberapa Muslim Inggris mengambil referensi  ke Arab Saudi untuk menentukan hari Idul Fitri dan hari-hari besar Islam lainnya, beberapa kelompok menunggu penentuan dari Maroko, Pakistan atau dari negara lain, dan yang lain mengamati hilal di Inggris. Ini memberikan hasil tanggal yang berbeda-beda untuk acara yang sama, terkadang di kota yang sama.
Mr Sacranie menjelaskan: "Ketika saya berbicara dengan pemerintah Inggris pada tahun 1997, mereka siap untuk menjadikan Idul Fitri sebagai hari libur nasional untuk anak-anak sekolah, tetapi ketika mereka bertanya kepada saya hari apa, kami tidak dapat memutuskannya karena ada perbedaan." 

Apakah ada yang pernah mengkampanyekan untuk menjadi hari libur? 

Pada tahun 2013, sebuah petisi online yang ditandatangani oleh hampir 124.000 pemeluk agama Islam dan Hindu Inggris dengan tujuan meminta kepada pemerintah agar menjadikan Hari Raya Idul Fitri dan Diwali sebagai Hari libur Nasional seperti Hari Natal. 
Ia menyatakan: "Saya percaya mengingat jumlah Muslim dan Hindu di negara ini, adil jika kami meminta mengizinkan mereka untuk memiliki hari-hari terpenting dalam agama mereka yang diakui secara hukum. Dengan memberi mereka hari libur umum/bank untuk hari-hari ini kami akan akan melakukan beberapa cara untuk membantu mengenali pentingnya agama-agama ini bagi banyak orang di negara ini." 
Setiap petisi yang mencapai 100.000 tanda tangan akan dipertimbangkan untuk diperdebatkan di House of Commons. Tetapi Departemen Bisnis, Inovasi dan Skill- di bawah pemerintahan koalisi  Konservatif-Demokrat Liberal 2010-2015 - menanggapinya dengan mengesampingkan hari libur tersebut bagi sektor perbankan di Inggris.

Apa sebenarnya yang dikatakan Pemerintah Inggris? 

Sebuah pernyataan Pemerintah mengatakan pada saat itu: "Kami sangat menyadari pentingnya Hari Raya ini yang dirayakan secara luas di Inggris. Pemerintah berkomitmen untuk menyatukan orang-orang dalam komunitas yang kuat dan bersatu. Kami mendorong dan mendukung orang-orang untuk berbagi aspirasi,nilai dan pengalaman Hari Raya seperti Idul Fitri dan Diwali berkontribusi pada tujuan ini. Namun kami menyesal bahwa kami tidak dapat menyetujui untuk membuat bank baru atau hari libur nasional baru untuk menandai Hari Raya ini. Pemerintah secara teratur menerima permintaan tambahan hari libur bank dan nasional untuk merayakan berbagai acara termasuk Perayaan keagamaan. Namun, pola saat ini sudah mapan dan diterima. Sementara kami menghargai hari libur nasional yang baru dapat menguntungkan beberapa komunitas dan sektor, biaya ekonomi tetap besar dan setiap perubahan pada pengaturan saat ini tidak akan terjadi tanpa konsultasi yang dalam ."

Menurut Pusat Penelitian Ekonomi dan Bisnis, setiap hari libur umum menelan biaya £2,3 miliar per hari karena hilangnya pendapatan dari bisnis ritel, layanan komersial, dan industri lainnya. Beberapa tokoh masyarakat menentang gagasan itu, dengan mengatakan bahwa jika semua perayaan  keagamaan dijadikan hari libur Nasional , Ekonomi Inggris akan terhambat. 

Bagaimana tanggapan Tokoh Muslim 

Cendekiawan Muslim tidak menyukai pemikiran itu. Mereka mengatakan negara-negara Islam mengakui hari keagamaan Kristen sebagai hari libur bank dan ingin negara-negara barat juga melakukan hal yang sama. Negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim seperti Pakistan,Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Turki, Azerbaijan, Yordania dan Palestina terdapat kurang dari 2 persen orang Kristen tetapi Negara memberikan Umat Kristiani hari libur umum pada hari Natal yang ditetapkan dengan Undang-undang.
Di Pakistan, di mana 96 persen penduduknya adalah Muslim dan 1,6 persen adalah Kristen, Natal dan Paskah telah menjadi hari libur resmi Negara sejak tahun 1947.
Sementara Indonesia yang berpenduduk 87% Muslim telah menetapkan Hari Natal,Hari Paskah  (Easter), dan Kenaikan Isa (Ascensionday) menjadi hari libur nasional sejak tahun 1953.




Di Balik Layar Ada Kru Yang Dibayar

Di balik layar Monster Pabrik Rambut, ada ironi yang tidak luput dari perhatian para pembuatnya. Film yang mengangkat tema ekspl...