Dalam Bahasa Indonesia ada beberapa istilah :
1.Gerobak Kontainer: Ini adalah istilah paling populer karena desainnya yang menggunakan material seng gelombang menyerupai peti kemas (kontainer).
2.Booth Jualan: Istilah serapan yang umum digunakan di dunia bisnis kuliner.
3.Kios Portabel : Merujuk pada sifatnya yang mudah dipindahkan atau bongkar pasang.
Dalam Bahasa Inggris ada beberapa istilah:
1. Container Booth: Istilah yang paling akurat untuk mendeskripsikan model "mini kontainer" seperti di foto.
2.Food Stall / Beverage Stall: Sebutan umum untuk kios makanan atau minuman.
3.Concession Stand: Biasanya digunakan jika kios tersebut berada di dalam area tertentu (seperti stadion, taman, atau bioskop).
4.Kiosk: Istilah umum untuk bangunan kecil yang digunakan untuk menjual barang atau jasa.
Ciri Khas Model Ini:
Model ini sangat diminati karena tahan cuaca, memiliki sistem keamanan yang baik (pintu dan jendela bisa dikunci rapat), serta memberikan kesan industrial yang modern.
Kios seperti itu sangat populer juga di Inggris (United Kingdom), terutama dalam satu dekade terakhir. Namun, ada sedikit perbedaan dalam gaya dan cara penggunaannya dibandingkan di Indonesia.
Di Inggris, konsep ini sering disebut sebagai "Shipping Container Kiosk" atau "Pop-up Container". Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang keberadaan benda tersebut di sana:
1. Tren "Container Parks"
Di kota-kota besar seperti London, Manchester, dan Sheffield, terdapat area khusus yang isinya adalah tumpukan kontainer yang dijadikan toko atau restoran. Contoh yang paling terkenal adalah:
Boxpark (London): Mal pertama di dunia yang seluruhnya terbuat dari kontainer pengiriman yang dikonversi menjadi gerai makanan (street food) dan toko pakaian.
Pop Brixton (London): Tempat berkumpulnya pengusaha lokal yang menggunakan kontainer sebagai tempat usaha kreatif.
2. Penggunaan di Inggris vs Indonesia
Di Indonesia Umumnya digunakan sebagai gerai tunggal di pinggir jalan atau di depan rumah untuk berjualan makanan ringan (seperti minuman boba atau ayam goreng).
Kalau Di Inggris Biasanya digunakan di acara-acara khusus seperti festival musik, pasar natal (Christmas Markets), atau di area perkantoran sebagai tempat kopi (coffee pod). Karena cuaca di sana dingin, kontainer tersebut sering kali memiliki isolasi panas di dalamnya agar penjual tidak kedinginan.
3. Istilah Lain di Inggris
Di Inggris orang juga sering menyebutnya:
Food Shack: Istilah santai untuk gubuk makanan kecil.
Street Food Unit: Istilah teknis yang digunakan oleh pengelola acara atau pasar.
Catering Pod: Istilah untuk unit kecil (seperti di foto Anda) yang didesain khusus untuk melayani makanan atau minuman secara cepat.
Kios tersebut ada di Inggris, tetapi biasanya terlihat lebih "industrial" dan sering dikelompokkan dalam satu area pusat kuliner modern, bukan tersebar secara mandiri di trotoar jalan kecil seperti di Indonesia.
Perbandingan harga antara Indonesia dan Inggris menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Secara singkat, di Inggris jauh lebih mahal dibandingkan di Indonesia.
Berikut adalah rincian perkiraan harganya (berdasarkan data pasar terbaru 2025/2026):
1. Perkiraan Harga di Indonesia
Di Indonesia, benda ini sering disebut "Booth Container Galvalum" atau "Gerobak Kontainer". Harganya sangat terjangkau karena material yang digunakan biasanya adalah baja ringan atau seng galvalum.
Ukuran Kecil (1,5m - 2m): Rp2.500.000 – Rp4.500.000.
Ukuran Sedang/Mewah (3m + kelistrikan): Rp7.000.000 – Rp15.000.000.
Tipe Portable (Bisa Lipat): Rp1.000.000 – Rp2.500.000.
Kualitas: Umumnya tanpa insulasi (panas matahari tembus ke dalam), menggunakan cat semprot biasa, dan lantai kayu atau plat tipis.
2. Perkiraan Harga di Inggris (UK)
Di Inggris, standar bangunannya jauh lebih tinggi karena harus tahan terhadap cuaca ekstrem (dingin/salju) dan mematuhi regulasi keamanan yang ketat.
Flat Pack Kiosk (3m - 4m): £2.200 – £3.500 (Sekitar Rp45 juta – Rp70 juta).
Custom Food Kiosk (Full Fit-out): Bisa mencapai £15.000 – £23.000 (Sekitar Rp300 juta – Rp460 juta).
Kualitas: Menggunakan baja galvanis tebal, insulasi panel poliuretan (agar tetap hangat di dalam), sistem hidrolik pada jendela, dan sertifikasi kelistrikan standar Eropa.
*Perbandingan Singkat
| Fitur | Indonesia | Inggris (UK) |
| *Harga Rata-rata | Rp3 - 8 Juta | Rp50 - 100 Juta+ |
| **Material | Seng Galvalum / Baja Ringan | Galvanized Steel (Tebal) |
| ***Insulasi Panas | Jarang ada (Panas) | Wajib ada (Double skin) |
| ****Daya Tahan | 3-5 Tahun | 10-20 Tahun+ |
Harga di Inggris bisa 10 hingga 20 kali lipat lebih mahal daripada di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh biaya material yang lebih tinggi, upah tenaga kerja yang jauh lebih mahal, serta standar spesifikasi bangunan yang harus tahan cuaca dingin.